UTAMAKAN BANTU ANAK YATIM DAN KELUARGA MISKIN, MARI HADIRKAN KECERIAAN UNTUK MEREKA
Sahabat, betapapun pun kondisi kita hari ini, tetaplah kita mesti banyak-banyak bersyukur.
Coba lihat rumah itu, bisa dibayangkan kan, jika saat-saat hujan datang, bagaimana air hujan akan dengan mudahnya masuk ke sela-sela papan kayu lapuk itu?
Berbeda dengan keadaan kita bukan? Rumah kita masih lebih baik. Persediaan makanan di kulkas masih beragam, tinggal ambil dan olah.
Bocah kecil ini adalah Ahmad Syarifuddin (7 tahun), ia yang sehari-hari tinggal bersama adiknya dan tantenya. Dua tahun yang lalu, kedua orang tuanya meninggal dunia. Tak seperti anak seusianya, hingga usianya menginjak 7 tahun, Ahmad masih belum bisa berbicara. Saat ini ia tinggal di Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Pertumbuhan Ahmad melambat. Tiap 5 bulan ia harus check up ke Rumah Sakit dan harus sering mengonsumsi obat. Kadang keluar cairan di kepalanya yang menyebabkan ia merasakan gatal yang luar biasa.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, tante Ahmad Syarifuddin bekerja menjadi buruh rumput laut.
Sahabat Inspirasi, sebesar apapun kebaikan yang kita tunaikan, tentu akan mendatangkan manfaat dan kebahagiaan bagi mereka yang menerima. Satu paket sembako mungkin masih terlihat sederhana bagi sebagian orang, namun bagi keluarga Ahmad dan banyak saudara kita yang hidup dalam keterbatasan, itu sangat berarti.[]



