Tahanlah Emosimu

TAHANLAH EMOSIMU

Dalam hati pasti pernah merasakan kesal dan membuat ingin marah. Seperti marah karena candaan, ketika seseorang menyenggol kita tanpa sengaja, atau sesuatu yang kita lakukan tidak menghasilkan hasil yang memuaskan.

Kemarahan yang tak disengaja membuat kita lupa diri bahkan lalai dari janji Allah. Ketika sedang marah, tanpa sadar melakukan hal yang merugikan diri sendiri seperti melampiaskan kepada orang yang kita sayangi, menghabiskan waktu dengan sia – sia yang bisa melalaikan kita dengan janji Allah.

Seorang teladan bagi umat muslim yaitu Rasulullah ﷺ sendiri pun pernah merasakan marah, dirinya pernah dihina dan dizolimi namun beliau tidak marah, justru beliau marah karena hal yang berkaitan dengan agama Allah. Maka dalam Al-Quran surah Ali-Imran : 133-134 yang menjelaskan orang yang bertakwa adalah yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain.

Menahan amarah yang berarti menjauhi hal – hal yang akan menimbukan kemarahan kita, menjaga hati sebisa mungkin agar tidak melampiaskan marah, dan menempatkan rasa marah pada posisi yang tepat. Kita sebagai manusia pasti marah karena nafsu, yang berarti karena setan. Setan yang memasuki pembuluh darah dengan lembut sehingga kita seringkali tidak sadar tiba – tiba ingin marah. (IslamPos)

“Barangsiapa yang menahan amarahnya maka Allah akan tutup aibnya.” (HR Thabrani)

@wahdahinspirasizakat www.wiz.or.id www.sedekahplus.com

Tinggalkan komentar

Home
Donasi
Hitung Zakat
Rekening