AWASI TULISANMU DI MEDIA SOSIAL⁣

Share dan tulislah hal yang baik dan bermanfaat. Karena kelak ketika kau meninggal maka akan banyak orang yang akan jadi stalker untuk menstalking semua akun sosial mediamu. Jangan sampai, yang berhamburan di media sosialmu adalah hal-hal yang melanggar syariat, misalnya saja aurat yang terbuka, perkataan yang tak senonoh, atau konten-konten unfaedah lainnya, yang mungkin saja bisa membuat orang tertarik, padahal itu amat buruk baginya⁣

Kamu tahu apa dampaknya? Yah, itulah yang dinamakan dengan dosa jariyah. Dosa yang akan terus tumbuh, meski kita telah di tanam di dalam tanah. Maka kehati-hatian kita dalam menulis sesuatu itu sangat penting⁣

Curhat boleh saja, asal jangan melulu di media sosial. Marah sama orang itu lumrah, tapi jangan sampai kebablasan lalu memaki orang di media sosial. Itu tak etis, bukan tempatnya⁣

Media sosial adalah gambaran karakter kita. Orang tahu kebiasaan dan sifat kita, hanya dengan melihat, status-status kita yang berseliweran di media sosial. Jika tulisan kita baik, selalu mengajak kepada kebaikan, maka orang akan percaya, kita ini baik⁣

Jika sebaliknya, yang kita share adalah hal-hal buruk, maka bisa dipastikan. Orang akan membaca karakter kita, sebagai orang yang bermental buruk, dan tidak baik diajak berteman⁣

Maka sebelum kita meninggal dunia, senantiasalah untuk memperbaiki lisan dan tulisan kita. Karena itu adalah cerminan dari karakter kita. Jangan sampai, kita sengaja buat dosa jariyah, yang masalahnya sampai ke akhirat, jangan sampai⁣
………………⁣
“Barang siapa yang memprakarasai suatu keburukan dalam Islam maka ia mendapatkan dosa keburukan itu sendiri sekaligus dosa orang yang meniru perbuatannya itu, tanpa berkurang sedikit pun dosa-dosa mereka.” (HR Muslim).⁣

@wahdahinspirasizakat | www.wiz.or.id | www.sedekahplus.com

Tinggalkan Balasan