BERLETIH-LETIHLAH SEDIKIT
Ibnul Jauzi rahimahullah berkata, “Wahai jiwa berletih-letihlah sedikit (dalam beramal sholih) maka engkau pun akan banyak beristirahat di surga firdaus” (Al-Mawaizh/79)
.
Beramal memang capek. Mengejar dan menabur kebaikan di dunia memang meletihkan. Kalau kepengen senang jangan mau istiqomah, pergi saja istirahat
Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah pernah ditanya: “Wahai imam, kapankah waktu istirahat itu?” Beliau jawab: “(istirahat yang sesungguhnya ialah) pada saat engkau pertama kali menginjakkan kakimu di dalam Surga.” Seorang penyair yang bijak mengatakan: “Sekiranya bilamana kita telah mati lalu dibiarkan (begitu saja tanpa perhitungan dan pembalasan amal), niscaya kematian itu menjadi waktu istirahat bagi setiap orang yang hidup.
Akan tetapi (kenyataannya), bilamana kita telah mati, kita akan dibangkitkan (dari alam kubur kita), dan sesudah itu kita dimintai pertanggungjawaban (oleh Allah) atas segala hal (yan pernah kita lakukan di dunia
Maka demikianlah pentingnya menyusun strategi dalam beramal di dunia. Menyiapkan dari sekarang, sebab usia tak ada yang tahu. Karena umur manusia tak cukup banyak untuk memenuhi dunia dengan amalan. Beramal saja dulu. Urusan selanjutnya, biarlah Allah yang ngatur
…………..
“Dan beribadahlah engkau kepada Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (yakni kematian).” (QS. Al-Hijr: 99)
@wahdahinspirasizakat | www.wiz.or.id | www.sedekahplus.com