Jangan Mengejek

Menertawakan seseorang atas suatu sifat atau karakter yang ada pada dirinya, itu bisa bermakna ejekan.

Mungkin bagi kita yang tertawa, terasa biasa-biasa saja. Tapi bisa jadi berbeda dengan yang kita tertawakan, bisa jadi mereka terasa biasa-biasa saja

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajari kita agar berhati-hati, bahkan untuk urusan yang tampak sepele. Jika ada saudara yang kentut misalnya tanpa sengaja, jangan tertawakan. Apalagi ditertawakan di muka umum

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menegur orang-orang yang tertawa ketika mendengar suara kentut salah satu dari mereka. Nabi bertanya, “Kenapa kalian
menertawakan perbuatannya?” (HR. Bukhari Muslim). Beliau memang hanya bertanya. Tapi, ini dalam maknanya.

Ini diantara sekian banyak ajaran Nabi yang benar-benar memanusiakan manusia. Tidak membenarkan dan memberi celah atas kezaliman, Wallahu a’lam

Tinggalkan komentar

Home
Donasi
Hitung Zakat
Rekening