Wiz.or.id, Makassar – Banjir yang melanda Kota Makassar, khususnya di Kecamatan Manggala, tak menghalangi semangat Ustaz Darwis Firman, salah seorang guru ngaji dan dai untuk terus berdakwah. Meski rumahnya terendam hampir setengahnya, ia yang tinggal di Perumahan Ikhwa Jalan Nipa-Nipa ini tetap melaksanakan tugasnya sebagai pemateri dalam pelatihan dai, memberikan ceramah dan ilmu agama seolah tidak terjadi apa-apa, Ahad (22/12/2024).
Banjir yang melanda kawasan Perumahan Ikhwa, Jalan Nipa-Nipa, Kecamatan Manggala, dimulai sejak Jumat pagi, 20 Desember 2024. Curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan ratusan rumah warga terendam, dengan ketinggian air mencapai satu meter di beberapa titik. Rumah Ustaz Darwis sendiri berada di lantai dua, hingga akhirnya terpaksa dievakusasi oleh tim rescue Wahdah Peduli dan Mapala STIBA Makassar.
Tim relawan dengan sigap membantu Ustaz Darwis untuk dievakuasi dari rumahnya. Ia yang berada di lantai dua rumah, kemudian diarahkan turun melalui atap rumah dan dijemput menggunakan perahu. Proses evakuasi ini berlangsung dengan hati-hati karena kondisi air yang semakin tinggi. Pantauan relawan, air sudah menggenangi separuh bagian rumahnya.
Dari laman grup yang beredar, ia tampak mengikuti sebuah pelatihan dan bertindak sebagai narasumber. “Masya Allah Rumah kebanjiran bukan halangan bawakan materi,” tulis salah seorang narasumber dalam grup tersebut.
Meski kini berstatus sebagai pengungsi sementara, Ustaz Darwis tidak membiarkan situasi ini menghalangi tugas dakwahnya. Sebagai informasi, sejak kemarin, hujan deras terus mengguyur wilayah Kecamatan Manggala, menyebabkan banjir di beberapa perumahan, termasuk Perumnas Antang Blok 8. Banyak warga yang harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, sebagian ke masjid, sementara yang lainnya bertahan di rumahnya. []