Pascabanjir, Relawan Bersihkan Lumpur di Kampus Al Bunyan dan Sekitarnya

JAKARTA – Pasca banjir yang melanda Kampus Al Bunyan akibat jebolnya tanggul dan meluapnya Sungai Cileung, lumpur tebal masih menggenangi akses jalan dan aula kampus. Kondisi ini mendorong para relawan dari Wahdah Peduli, Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ), Sekolah Dai Jakarta, serta warga setempat untuk melakukan aksi pembersihan pada Rabu (5/3/2025) pagi.

Aksi yang dipimpin oleh Asrianto ini dimulai pukul 07.00 WIB dan melibatkan 15 personel yang bahu-membahu membersihkan lumpur yang menutupi fasilitas kampus. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memulihkan akses jalan dan aula, tetapi juga melakukan asesmen terhadap kondisi terkini pascabanjir.

Sebelumnya, hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur Jakarta sejak Senin (3/3) pagi, menyebabkan Sungai Cileung meluap. Jebolnya tanggul semakin memperparah keadaan, mengakibatkan air setinggi tiga meter merendam berbagai fasilitas dan barang di Kampus Al Bunyan. Banyak perlengkapan tidak dapat diselamatkan, dan lumpur yang tertinggal pascabanjir menjadi tantangan utama dalam proses pemulihan.

Dalam pengarahan sebelum aksi, Asrianto mengingatkan seluruh relawan untuk tetap memperhatikan keselamatan kerja dan kondisi fisik, mengingat kegiatan ini dilakukan di tengah ibadah puasa.

“Mari kita maksimalkan kinerja pagi ini dan tetap utamakan keselamatan kerja. Perhatikan kondisi tubuh karena kita dalam keadaan puasa,” pesannya.

Dengan semangat gotong royong, diharapkan akses jalan dan aula Kampus Al Bunyan segera kembali bersih sehingga aktivitas kampus dapat berjalan normal kembali.[]

Luaskan manfaat sedekah Anda!

Home
Donasi
Hitung Zakat
Rekening