PEDULI ROHINGYA
Begini penampakan kepulan asap yang membumbung tinggi di tengah riuh pengungsi Rohingya yang berlarian, berusaha memadamkannya.
Suara tangis anak-anak dan wanita miskin pecah menyaksikan rumah yang ditinggali selama bertahun-tahun habis
dilahap api, itulah tempat satu-satunya yang menaungi mereka sejak terusir dari negeri mereka.
Seluruh harta benda yang mereka kumpulkan selama nyaris 4 tahun di lokasi pengungsian ikut hangus dilalap si jago merah. Hanya dalam hitungan beberapa menit saja, beberapa kamp pengungsian di Cox’s Bazar, Bangladesh rata dengan tanah.
Kebakaran menghanguskan sekitar lima ribu gubuk yang dibangun dengan bersusah payah. Bahkan peristiwa ini menewaskan 5 orang, termasuk balita dan lansia.
Lalu, bagaimana muslim Rohingya itu akan menyambut Ramadhan nanti dengan kondisi yang seperti ini?
Seperti apa mereka menyantap sahur dan ifthar, beribadah dengan khusyuk, serta berkumpul dengan keluarga tanpa ada hunian yang menaungi?
Sahabat, jangan biarkan mereka lalui Ramadhan dengan keprihatinan yang mendalam dan kesusahan yang bertambah. Saatnya kita #gotongroyong kemanusiaan menebarkan keberkahan untuk saudara Rohingya
Bank Syariah Indonesia (BSI) 799 900 900 4
BNI Syariah 500 123 5005
Bank Muamalat 801 004 8367
BRI Syariah 100 660 4222
An. Wahdah Inspirasi Zakat
(Untuk amanah pencatatan harap menambahkan 900 setiap transferan)






