RAMADHAN 93 HARI LAGI
Menyendiri lalu berpahala lebih baik dari bersama dalam maksiat, lebih baik lagi bila bersama karena Allah dan mendapat nikmat. Menyendiri bukan berarti tak mampu mencinta, tapi pilihan sikap sampai pantas mencintai.
Karena memuliakan wanita bukan dengan menatapnya, dan menghormati lelaki bukan dengan menggodanya. Menahan rasa itu menyiksa namun demi cinta tidak mengapa, ketimbang disuarakan lalu mengajaknya beramal nista.
Lelaki yang benar bila berlisan sanggup menjadikannya nyata, tapi lelaki setengah jadi hanya bermodal “jalani dulu saja”. Wanita perlu kepastian bukan karangan ribuan alasan, bukan taburan harta tapi ikatan sah pernikahan
Lelaki yang baik akan bahagiakan ibunya lebih dulu, bila ibunya saja bahagia dibuatnya apalagi istrinya nanti. Wanita terhormat tentu patuh berbakti pada ayahnya, dengan modal yang sama ia percaya dan mendukung suaminya
Untuk yang sedang menanti
Tetaplah bersabar dalam ketaatan
Insyaallah yang shalih akan melamar ke pelaminan
Untuk yang sedang memperjuangkan
Jangan pernah lelah, sebab kau sedang menuju sesuatu yang membahagiakan
Ia adalah ibadah terlama, tak mengapa jika kau berusaha dengan waktu yang cukup lama
Tak ada sesuatupun takdir Allah yang melesat dari hamba-hamba-Nya
Sekalipun kita berusaha keras menggenggamnya, namun jika Allah kata ia bukan milik kita, maka tak akan pernah bisa menjadi milik kita, dan begitu pun sebaliknya
“…Wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik pula…” (QS. An-Nur: 26)
@wahdahinspirasizakat www.wiz.or.id www.sedekahplus.com