Dalam Al-Qur’an, Allah Subhanahu wa ta’ala menegaskan bahwa Dia adalah Zat Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Tidak ada dosa yang terlalu besar bagi-Nya untuk diampuni, selama seseorang sungguh-sungguh bertaubat dengan sebenar-benarnya taubat.
Allah mengajak hamba-hamba-Nya yang telah melampaui batas dan tersesat untuk tidak berputus asa dari rahmat-Nya.
Sebagaimana dalam Al-Qur’an, Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman “Katakanlah kepada hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri-diri mereka, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni semua dosa, sesungguhnya Dialah Zat Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Maka kembalilah kepada Tuhanmu dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datangnya azab kemudian kalian tidak dapat lagi mendapatkan pertolongan.” (QS. Az Zumar: 53-54)
Taubat dengan sebenar-benarnya taubat. Meminta ampun kepada Allah.
Sahabat, setiap manusia pasti akan dihinggapi dengan rentetan masalah dan ujian, mulai dari masalah kegalauan, kesedihan, peliknya problematika hidup, himpitan ekonomi, tenang, kamu tidak sendiri, bahkan penulis pun tak luput dari masalah-masalah di atas.
Namun ternyata solusinya begitu mudah dan ringan yang ditawarkan oleh Rasulullah ﷺ, dengan beristighfar, bertaubat dan kembali kepada Allah.
Rasulullah ﷺ bersabda: “Barang siapa memperbanyak istighfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (HR. Ahmad).
Wallahu a’lam
Demikianlah artikel tentang taubat ini. Semoga Allah senantiasa memberikan taufiq-Nya kepada kita semua. Amiin.