SAAT DIUJI
Manusia tidak pernah tahu apa yang akan menimpanya di kehidupan selanjutnya. Apakah merasa bahagia, mendapat musibah dan sedikit kesulitan. Manusia sering menyalahkan keadaan, orang lain, dan diri sendiri bahkan menyalahkan kuasa Allah
Manusia seringkali lupa. Bagaimana nikmat itu diberikan kepadanya. Bagaimana Allah memberinya berjuta-juta kemudahan, tapi lagi-lagi, pelupa, tetaplah pelupa
.
Dalam kehidupan sering kali kita merasa kecewa, marah, atau sedih karena hal-hal tidak berubah seperti yang kita harapkan. Dan itu terjadi karena kita terlalu banyak berharap bukan pada tempatnya. Kita lupa dan tidak percaya bahwa apa pun yang ada di dunia ini adalah cara Allah menegur rasa syukur kita
Maka saat Allah menegur rasamu, memberikan ujian, cobaan, maka itu tanda bahwa kamu sedang berada dalam posisi ingin dinaikkan derajatnya. Jangan marah, apalagi mengatakan Allah tak adil
Cara Allah memuliakan Hamba-Nya memang indah, hanya saja keindahan ini tak diperoleh dengan cara biasa. Karena idelanya, disaat kita menginginkan yang lebih, maka cara mendapatkannya pun harus dilebihkan. Orang sukses, tidak akan pernah menggunakan cara-cara biasa dalam mencapai kesuksesannya
.
Lalu, jika hari ini kamu berada dalam posisi diuji, maka bersabarlah. Ikuti alurnya, dan tetaplah dalam kondisi bahagia
……….
Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan (Al-Anbiyâ’/21 : 35)
@wahdahinspirasizakat | www.wiz.or.id | www.sedekahplus.com