Sang Pemimpi

SANG PEMIMPI

“Dua puluh tahu mendatang,” kata Mark Twain disadur dalam buku Generasi Emas karya Ahmad Rifa’i Rif’an,”Anda akan lebih merasa kecewa pada hal-hal yang tidak Anda lakukan daripada hal-hal yang telah Anda lakukan

Jadi putuskanlah tali tambatan kapal Anda. Berlayarlah menjauh dari pelabuhan yang aman. Tangkaplah angin dengan layarmu. Jelajahilah. Bermimpilah dan temukanlah.

Yang membedakan antara pemimpi dengan penghayal adalah bagaimana aksi-nya dilapangan. Penghayal hanya fokus pada rencana-rencana yang tak kunjung menjadi nyata. Pengin ini dan itu. Namun tak berani beraksi. Namun jika pemimpi dan yang ingin sukses, dia akan berusaha menggapai mimpinya dengan cara yang patut

Dia akan mencoba memetakan target-tergetnya. Ada list yang jelas. Ada target dengan masing-masing visi dan misi yang jelas. Pemimpi begitu, sementara yang hanya bisa menghayal. Tak bisa dan punya kemauan untuk bangun dari tidurnya. Sekarang, putuskan. Mau jadi pemimpi atau hanya bermimpi kosong
……….
“Allah telah mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi.” (HR. Muslim no. 2653, dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash)

Tinggalkan komentar

Home
Donasi
Hitung Zakat
Rekening