LAZIS Wahdah - Secercah Harapan dan Semangat Hidup untuk Zulfikar, Penghafal Al-Qur’an Imam Asy Syatiby Gowa
LAZISWahdah.com, Gowa — Melanjutkan pendidikan ke Ma’had Tahfizh Al-Quran Imam Syathiby Gowa, santriwan yang bernama lengkap Zulfikar ini yakin bisa menambah hafalannya dan menggapai cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an. Semenjak kedua orangtuanya telah meninggalkan dirinya seorang diri saat masih duduk di bangku kelas tiga SMP, Zulfikar bertekad untuk menyelesaikan hafalannya sebelum tamat. Saat ini, Zulfikar belajar di Ponpes tersebut atas biaya dari pamannya. Ayah dan ibunya sudah lama bercerai dan kini keberadaan keduanya tidak pernah terlacak.

”Kejadiannya begitu mendadak. Saat saya pulang tarawih, tas dan juga beberapa pakaian ibu sudah tidak ada di rumah. Kata paman ibu sudah pergi dan alasannya juga tidak jelas,” ungkapnya dengan nada gemetar.

Zulfikar mengaku bahwa keberadaannya menuntut ilmu di pondok bukan tanpa alasan. Dia berkeinginan membalas semua jasa pamannya yang telah banyak membantunya selama kepergian kedua orangtuanya. Walau begitu, sama sekali Fikar, nama sapaannya, tidak pernah menaruh dendam atas tindakan kedua orangtuanya. Bahkan dia menjadikan keberadaannya di pondok tersebut sebagai salah satu cara dia mengungkapkan cinta dan rasa terima kasihnya kepada keduanya.

”Sama sekali saya tidak dendam kepada ibu dan ayah. Saya hanya berdoa kepada Allah semoga suatu kelak saya dan keduanya bisa dipertemukan,” tambahnya.

Zulfikar adalah salah seorang penerima manfaat dari program beasiswa pendidikan LAZIS Wahdah yang akan dirutinkan tiap bulannya. Olehnya itu, LAZIS Wahdah mengajak kepada kaum muslimin sekalian untuk peduli kepada nasib mereka yang membutuhkan. Anak-anak yatim dan dhuafa yang masih semangat dalam mengejar ilmu dan cita-citanya. Mari menjadi bagian dalam upaya kebaikan itu dengan cara berdonasi melalui Bank Syariah Mandiri (451) nomor rekening : 497 900 9009 a.n LAZIS Wahdah Sedekah dan konfirmasi transfer ke 085315900900. []

 

Tinggalkan Balasan