TATA CARA SHALAT GERHANA

 

Gerhana Bulan total akan berlangsung pada Rabu (26/5/2021). Gerhana bulan total atau disebut dengan ‘Super Flower Blood Moon’ ini bisa disaksikan mulai pukul 15.47 WIB hingga 20.49 WIB.

 

Saat puncak gerhana Bulan total terjadi, hampir seluruh wilayah Indonesia dapat menyaksikannya. Gerhana Bulan Total ini dapat dilihat jika kondisi cuaca cerah-berawan dan aman disaksikan masyarakat dengan mata telanjang, tanpa harus menggunakan kaca mata khusus gerhana.

 

Mengingat kebesaran tuhan ini, sebagai umat muslim sudah seharusnya kita disunahkan menunaikan sholat gerhana Bulan.

 

Sholat gerhana Bulan sebaiknya dikerjakan secara berjamaah di masjid. Apalagi salat gerhana Bulan termasuk ke dalam amalan sunnah muakkad.

 

Bagaimana tata cara shalat gerhana?

 

Diantaranya adalah hadits yang diriwayatkan oleh ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha, “Matahari mengalami gerhana pada masa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, maka beliau berdiri, bertakbir, dan orang-orang berbaris dibelakang beliau. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam membaca bacaan yang panjang lalu beliau ruku’ dengan ruku’ yang lama, kemudian mengangkat kepalanya dan mengucapkan, “SAMI’ALLAAHU LIMAN HAMIDAH, RABBANAA WA LAKAL HAMDU”. Kemudian beliau berdiri dan membaca bacaan yang panjang lebih pendek dari bacaan yang pertama, lalu takbir dan ruku’ yang lama lebih pendek dari ruku’ yang pertama, kemudian mengucapkan, “SAMI’ALLAAHU LIMAN HAMIDAH, ROBBANAA WA LAKAL HAMDU”. Kemudian sujud. Lalu beliau mengerjakan yang seperti itu pada rakaat yang kedua hingga sempurna empat ruku’ dan empat sujud. Dan matahari kembali terlihat sebelum beliau selesai” (HR. Al Bukhari (1046) [2/688]; dan Muslim (2088) [3/440].)

 

@wahdahinspirasizakat www.wiz.or.id www.sedekahplus.com⁣⁣⁣⁣⁣⁣

Tinggalkan Balasan