Inna lillahi wa inna ilaihi raaji’un.
Usaha untuk mencari suaka yang aman, khusus di Indonesia bagi rakyat Rohingya terus dilakukan
Tidak hanya sekali dua kali, tapi berkali-kali
Kabar terbaru dari tanah rencong, selama 113 hari terombang-ambing, 90 orang Rohingya terdampar di pesisir Desa Kuala Simpang Ulim, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (4/6/2021)
Sementara satu orang dinyatakan hilang, innalillah
Tahun demi tahun berlalu, tetapi duka dan konflik dari tragedi kemanusiaan yang merenggut banyak korban jiwa etnis Rohingya belum juga usai.
Tak kurang dari 1 juta pengungsi Rohingya tinggal di kamp padat di Bangladesh, puluhan ribu lainnya harus melarikan diri setelah pembantaian dan upaya pembersihan etnis muslim di Myanmar itu terjadi sejak beberapa tahun yang lalu
Kini mereka hidup tanpa hak-hak dasar yang harusnya dimiliki setiap manusia, mereka bahkan tak memiliki status kewarganegaaran di tanah asalnya sendiri.
Lihatlah Sahabat, masih banyak saudara-saudara kita yang memerlukan bantuanmu.
Tak mungkin, bangsa yang dikenal sebagai dermawan ini mau menutup mata, disaat saudara seiman tengah kesusahan di depan mata
.