MILLATA ALA IBRAHIM
Meski kata Islam adalah ad diin, agama dalam versi bahasa Indonesia, tapi belum sepenuhnya mewakili makna mendalam soal agama Allah ini. Lebih tepatnya jika dikatakan ‘millah’
Millah sendiri berarti cara hidup, prinsip dan pandangan hidup, cara manusia menjalankan kesehariannya. Bagaimana adab dan akhlaknya, ekonomi, politik, sosial budayanya, dan segmen hidup lainnya
Millah sendiri adalah ketentuan, panduan, semboyan, sekaligus pijakan dasar dalam beragama dan beramal. Jika dikatakan ‘millata ala ibrahim’ artinya semua hidup kita harusnya terhubung pada ajaran Ibrahim yang lurus yang kemudian diteruskan oleh anak-anaknya, sampai pada turunannya, Muhammad al Amin ﷺ
Sederhananya, Islam itu adalah diin (agama), paket lengkap komprehensif yang mengatur manusia dalam tiap aktivitasnya. Mulai dari cara masuk ke kamar kecil, hingga mengatur negara
Karena Islam memandang, apapun yang dibuat manusia dari yang besar sampai terkecil semuanya adalah penting. Karena agama Islam, diturunkan Allah untuk mendikte dan mengarahkan hidup manusia agar lebih beradap, sesuai dengan apa yang kisa sebut sila kedua dalam pancasila
Jadi, adalah tidak mungkin, seorang Muslim tidak “Bawa urusan agama” dalam kehidupan mereka, karena Allah pun tak absen dalam mengawasi manusia dimanapun, kapanpun, siapapun itu
“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allâh sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” (QS Ali ‘Imrân/3:102)
@wahdahinspirasizakat www.wiz.or.id www.sedekahplus.com