PERKARA NIAT
Innamal a’malu binniyat wa innama likullimriin ma nawa. Amalan itu bergantung dari niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai dengan niatnya)
.
Sepenggal hadits ini sangat akrab di dengar. Bagaimana tidak, hadits yang diriwayatkan oleh Umar bin Khattab ini menjadi mukaddimah dari kitab Shahih Bukhari, hadits pertama di Arab’in An Nawawiyah Ini menjadi pesan tersirat bahwa perkara niat itu sangat mendasar.
.
Niat adalah perkara hati yang urusannya begitu penting. Sebab ialah yang menentukan segalanya. Banyak tindakan menyimpang bukan hanya karena ada kesempatan, namun karena ada niat dari pelaku
Sebagaimana orang-orang yang gemar melakukan kebaikan, ia melakukannya karena berdasarkan dari apa yang ia niatkan sebelumnya. Ini artinya, niat memegang peranan penting untuk setiap aktivitas ibadah bagi manusia
Bahkan niat, adalah salah satu syarat diterimanya amalan seorang muslim.
.
Setiap amalan yang tidak dikerjakan dengan mengharap keridhaan Allah adalah sia-sia. Dan seseorang mendapatkan pahala atau dosa bergantung dari niatnya.
.
Bisa jadi amalan kecil menjadi besar oleh sebab niat, dan bisa jadi amalan besar menjadi kecil oleh sebab niat. Maka refresh selalu niatmu, karena terkadang di tengah jalan amal kebajikan ada syaithon yang berusaha membisik merusak amalan bani Adam.
“Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah.” (HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits)
@wahdahinspirasizakat | www.wiz.or.id | www.sedekahplus.com