Sanusi Insani, Guru Ngaji Yang Hidup Sebatang Kara, Kini Dirawat di Rumah Sakit

SANUSI INSANI, GURU NGAJI YANG HIDUP SEBATANG KARA, KINI DIRAWAT DI RUMAH SAKIT
Wiz.or.id, Parigi Moutong – Mobil dengan dimensi warna hijau, orange dan putih itu bergerak menantang jalanan yang sedikit lowong. Berhenti tepat di depan sebuah Rumah Sakit. Supir yang mengemudikan langsung membuka bak belakang mobil.
Turun seorang lelaki tua, taksiran usianya 60 tahun. Namanya kakek Sanusi Insani. Warga Desa Petapa Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong ini terbaring lemas. Ada penyakit yang dideritanya, namun belum diketahui pasti. Sebabnya, ini kali pertama ia digotong ke Rumah Sakit.
Menurut warga setempat, kakek Insani sudah sekitar 20 tahun lebih bermukim di daerah itu. Dan saat ini diberi tumpangan di salah satu rumah warga yang kosong. Tanpa sanak saudara, ia menjalani kehidupannya sendiri dengan berprofesi sebagai guru ngaji.
Mengajar mendaras Al-Qur’an, alif ba ta tsa, dengan upah minim. Bermodalkan keikhlasan dan janji Allah, termasuk disaat ada tetangganya yang bermurah hati dan kasihan dengannya.
Namun beberapa bulan terakhir ini, kakek Insani tak bisa mengajar karena sakit yang dideritanya. Berulang kali warga dan tetangga mengajaknya untuk berobat. Lagi-lagi gagal. Alasannya, tak ada yang menjaganya.
Pada hari Kamis kemarin, (24/06/2021) setelah menerima telepon dari warga setempat, relawan Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) segera menjemput kakek Insani untuk segera dibawa ke Rumah Sakit, karena kondisinya yang semakin memprihatinkan.
“Semoga kakek sembuh, WIZ dan donatur akan selalu berusaha memberikan yang terbaik,” kata Sudirman, Ketua WIZ Gerai Parigi Moutong, dalam klarifikasinya ke wiz.or.id. []

Tinggalkan komentar

Home
Donasi
Hitung Zakat
Rekening