Anda pernah merasakan tulang kaku, sulit bergerak, dan membengkak? Mulai sekarang, waspadai gejala tersebut. Bisa jadi, itu adalah indikasi awal pengapuran tulang.

Pengapuran tulang atau osteoartritis tidak hanya dipengaruhi faktor usia. Berdasarkan hasil penelitian National Institute of Health, osteoartritis kerap menyerang orang dewasa berumur sekitar 25 tahun.

Menurut penelitian Arthritis Research Institute of America, berikut ini adalah makanan untuk penderita pengapuran tulang yang harus dikonsumsi.

1.    Udang

Udang merupakan makanan laut yang mampu meringankan gejala osteoartritis. Pasalnya, biota ini memiliki kandungan glukosamina—senyawa monosakarida—dari kitin cangkang. Fakta tersebut dibuktikan melalui penelitian University of Colorado Hospital, bahwa glukosamina mampu meredakan pembengkakan dan memulihkan tulang rawan.

2.    Tahu

Makanan ini bekerja cepat dalam mengurangi pembengkakan pada lutut. Pun bisa meminimalkan rasa sakit di sekujur tulang sendi. Makanan dari kedelai ini kaya akan protein. Protein merupakan zat pembentuk kolagen. Nah, kolagen tersebut berfungsi untuk menguatkan tulang agar tidak mudah rapuh.

3.    Buah Nanas

Buah ini mengandung bromelain—enzim protease dalam nanas—yang dapat mengurangi peradangan dan nyeri. Enzim bromelain juga mampu menyerap glukosamina secara maksimal. Karena itu, proses perbaikan sendi lebih cepat. Pun bisa menyembuhkan bengkak pada jaringan lunak akibat pengapuran tulang.

4.    Pisang Raja

Di balik kelezatan pisang raja, tersimpan zat yang bisa menyembuhkan pengapuran tulang. Hal itu karena buah pisang mengandung potasium dan magnesium. Dengan adanya kedua zat tersebut, tulang menjadi lebih padat dan kuat.

Tak hanya itu, pisang raja yang kulitnya masih hijau, kaya akan asam lemak rantai pendek (SCFA). Senyawa ini terbentuk di usus besar saat proses fermentasi polisakarida. SCFA tersebut tidak larut dalam empedu, tetapi berubah menjadi energi.

Karena terserap sebagai energi, tubuh bisa terhindar dari kegemukan yang berdampak pada pengapuran tulang. Berdasarkan riset Mayo Clinic, berat badan berlebihan dapat mengakibatkan persendian pinggul dan lutut tertekan. Sementara SCFA, dapat mencegah hal itu terjadi.

5.    Selai Kacang

Selai kacang terbuat dari kacang tanah yang digoreng, lalu ditumbuk sampai halus. Setelah itu, dikombinasikan dengan garam dan gula. Biasanya, dijadikan campuran roti tawar atau kue lapis. Menurut riset National Institute of Health, selai kacang mengandung niacinamide yang mampu mengobati bengkak. Penelitian tersebut berpengaruh cukup signifikan terhadap pasien osteoartritis.[]

Sumber : Majalah Sedekah Plus Edisi 60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *