LAZISWahdah.com – LAZISWahdah.org, Tanjung Pinang – Asma, Anter, dan Sanggar adalah orang santri Rumah Qur’an Mushalla As-Salam Tanjung Pinang. Mereka dulunya adalah anak jalanan penjual koran.

Ustadz Lukman, Pendiri Rumah Qur’an Mushollah As-Salam awalnya bertemu dengan mereka bertiga di lampu merah sedang jualan koran. Wajah mereka tampak lelah karena seharian penuh menjajakan koran dagangannya. Penampilan mereka yang begitu kumuh. Sampai larut malam jualan masih belum habis. Ustadz Lukman kemudian berinisiatif mendekati mereka.

”Kami coba dekati dan mengajaknya untuk ikut menghafal di Rumah Qur’an yang kami bangun. Awalnya mereka menolak karena katanya tak ada biaya untuk belajar di sana. Kami katakan tidak usah. Cukup Allah yang membayar kami. Asalkan adek mau menghafal al-Qur’an itu sudah lebih dari cukup,” Kata ustadz Lukman pada Selasa (6/3).
Karena belum bisa mengaji maka mereka belajar membaca al-Qur’an terlebih dahulu. Mereka belajar saat pulang dari menjual koran. Walau masih lelah, tapi mereka tetap bersemangat belajar al-Qur’an.

Untuk itu mereka membagi waktu, pukul 6 pagi sampai jam 11 siang mereka jualan koran. Kemudian jam 11-12 siang belajar mengaji. Koran yang masih tersisa mereka jual kembali jam 9 malam.

LAZIS Wahdah memberikan beasiswa kepada mereka bertiga. Saat ini mereka sudah tidak jualan koran lagi dan fokus menghafal al-Qur’an.

Alhamdulillah, Asma dan Sanggar sudah hafal Juz 30 dan 29. Sementara yang kecil, Anter masih belajar mengaji dan mulai menghafal juz 30.

“Terima kasih LAZIS Wahdah atas beasiswanya, semoga dengan bantuan ini, mereka akan semakin semangat dalam menghafal, aamin,” ucap ustadz Lukman.

Salurkan kepedulian Anda bagi mereka yang membutuhkan melalui Bank Syariah Mandiri (451) nomor rekening : 497 900 9009 a.n LAZIS Wahdah Sedekah dan konfirmasi transfer ke 085315900900.[]

Tinggalkan Balasan