LAZISWahdah.com, Suriah — Warga sipil di Provinsi Idlib, Suriah terancam akan mengalami trauma dahsyat setelah kabar yang datang bahwa akan adanya pertempuran hebat di wilayah ini dalam waktu yang dekat. Mereka pun terpaksa memutar otak agar tetap bertahan hidup.
Seperti yang dilakukan oleh Hudhayfa al-Shahad seorang pria yang punya akal seribu untuk menyelamatkan diri dan keluarganya. Sebagaimana dilansir dari laman Kompas, dia bersama anak-anaknya terpaksa membuat masker yang nantinya digunakan untuk menghindari keracunan akibat zat-zat kimia yang nantinya akan mengepung wilayah mereka. Masker itu terbuat dari gelas kertas yang ditutupi dengan plastik ke sekujur tubuh.
”Jika pasukan rezim Bashar al-Assad kembali melancarkan serangan senjata kimia, semoga saja masker ala kadarnya ini bisa melindungi para tunas muda Idlib,” ucapnya kepada awak media.
Ia pun melanjutkan, “Kami bersiap sebisa mungkin: masker primitif kecil untuk dipakaikan ke mulut anak-anak jika kami diserang kimia,” kata pria 20 tahun itu kepada Reuters, Rabu (5/9), saat ditemui di rumahnya yang dihuni bersama istrinya yang sedang hamil, tiga anak, dan 15 orang lainnya.
Pemerintah Suriah yang berkoalisi dengan Iran dan Rusia bertekad akan merebut kembali wilayah Idlib yang semula diambil alih oleh pihak oposisi.
April tahun lalu, tentara Assad menjatuhkan bom sarin di Khan Sheikhoun, Idlib, menewaskan lebih dari 80 orang. Salah satu kasus serangan kimia terparah terjadi pada 2013 di Ghouta, pinggiran Damaskus, yang menewaskan lebih dari 1.500 orang.
Selain membuat masker, untuk bertahan hidup mereka memanfaatkan gua-gua buatan sebagai rumah mereka. Hal ini dilakukan karena rumah tempat mereka bernaung telah rusak parah akibat dihantam oleh senjata-senjata canggih akibat pertempuran yang tak berkesudahan ini.
“Kami telah menggali tanah selama dua bulan non-stop, saya, istri saya, dan anak-anak. Gua ini sekarang tempat perlindungan kami. Kami telah membersihkannya setelah diabaikan lama,” ujar Ahmed, 35
Sahabat dan saudara-saudaraku sekalian dimanapun berada, kini, mereka yang saat ini merintih kesakitan akibat kekejaman rezim penguasa memanggil hati-hati kita. Ini saat yang paling tepat untuk membuktikan rasa kemanusiaan kita dan sebagai wujud persaudaraan kita diatas tali keimanan. Bantuan dapat disalurkan melalui Bank Syariah Mandiri (451) Norek: 799 900 900 4 a.n. Lazis Wahdah Care dan konfirmasi transfer ke 085315900900. []